Silabus

SILABUS
PROGRAM MAGISTER TEKNIK SIPIL UNDIP 

CE 5001 – Matematika Rekayasa (3 sks)

Persamaan diferensial order tinggi, transformasi Laplace, transformasi Furier, Deret Taylor, Deret Furier dan Integral Furier, Aljabar Linier operasi vektor, divergensi, rotasi, inte-gral garis, integral lipat dua, integral lipat tiga, integral kontur, teorema Green, Teorema divergensi Gauss, teorema Stokes, fungsi variabel kompleks. Persamaan differensial biasa, persamaan differensial tak linier, persamaan differensial parsial dengan beberapa metode penyelasaiannya, kalkulus.

Pustaka :
1. Kreyzig, Erwin. (1983), Advance Engineering Mathematics, John Wiley and Sons.
2. Wylie, C.R, and Barret, L.C. (1987), Advance Engineering Mathematics, McGraw-Hill, NY.

 

CE‑6030 – Mekanika Batuan (3 sks)

Identifikasi jenis-jenis batuan dan riwayat pembentukan, klasifikasi batuan secara umum, Terzaghi dan klasifikasi dalam hubungan  keretakan stand up time dan geomekanik klasifikasi. Kuat tekan batuan di laboratorium, teori kehancuran, kekuatan geser pada bidang planar, bidang retak dan pengukuran-pengukurannya di lapangan. Mekanisme batuan longsor, identifkasi potensi keruntuhan batuan pada galian, terowongan dan bangunan-bangunan dalam batuan, dan sifat-sifat fisik batuan. Tinggi dan kemiringan galian, lebar galian, dan karakter geologi batuan. Galian pada batuan lemah, kriteria, sifat dan analisa keruntuhan dan jenis-jenis perkuatan batuan.

Pustaka :
1. Bieniswski Z.T., (1984), Rock Mechanic Design in Mining and Tunneling, A.A. Balkema, Amterdam.
2. Bieniswski Z.T., (1989), Engineering Rock Mass Clasifications, John Wiley & Sons, New York.
3. Brown E.T., (1987), Analytical and Computational Method in Engineering Rock Mechanics, Allen & Urwin Ltd, London.
4. Dunnicliff J., Green G.E., (1988), Geotechnical Intrumentation for Monitoring Field Performance, John Wiley & Sons, New York.
5. Famer I, (1983), Engineering Behaviour of Rocks, Chapman and Hall Ltd, London.
6. Hoek E, Brown E.T, (1980), Underground Excavation in Rock, The Institution of Mining and Metallurgy.
7. Made Astawa Rai, (1988), Mekanika Batuan, Pusat Antar Universitas Ilmu Rekayasa, ITB Bandung.
8. Made Astawa Rai, (1993), Perencanaan dan Pelatihan Teknik Terowongan, Pusat Antar Universitas Ilmu Rekayasa, ITB Bandung.
9. Made Astawa Rai, (1988), Perilaku Batuan Viscous Elastic, Pusat Antar Universitas Ilmu Rekayasa, ITB Bandung.

 

CE 5014 – Mekanika Tanah Lanjut (3 sks)

Indeks dan klasifikasi sifat-sifat tanah, teori kompaksi dan perubahan volume tanah, sifat-sifat dan struktur tanah kohesif terkompaksi, air dalam tanah, konsolidasi satu dimensi dan multi dimensi, time rate consolidation. Hubungan dasar tegangan dan regangan tanah, kriteria keruntuhan Mohr-Coulomb, Trisca dan Von Mises, lintasan tegangan, karakteristik tegangan deformasi dan kuat geser tanah pasir dan lempung, perilaku UU, CCS dan SD serta aplikasinya. Parameter tekanan air pori, penerapan lintasan tegangan pada masalah-masalah praktis, teori keseimbangan batas, konsep critical state. Test triaxial untuk kondisi undrained dan drained serta eksperimental laboratorium dan lapangan yang terkait pada aplikasi parameter. Metoda-metoda test laboratorium uutuk mendapatkan parameter konsolidasi dan  kecepatan konsolidasi serta metoda aplikasi parameter pada eksplorasi subsurface di lapangan.

Pustaka :
1. Richart, F.E., Hall, J.R., dan Woods, R.D., (1970), Vibration of Soils and Foundations, Prentice-Hall, Englewood Cliffs, N.J.
2. Das, B.M., (1984), Fundamentals of Soils Dynamics, Elsevier, N.Y.
3. Fang, H.Y., (1991), Foundation Engineering Handbook, 2nd Edition, Van Nostran Reinhold, N.Y.
4. Bowles, (1988), Foundation Analysis and Design, McGraw-Hill.

 

CE-6015 – Metode Elemen Hingga (3 sks)

Penggunaan Metode Elemen Hingga dalam pemecahan masalah struktur. Pendekatan diskrit, pemecahan masalah satu- / dua- dan tiga-dimensi, elemen halus, koordinat polar, solusi dan pemrograman, dinamika dari struktur elastis. Pengertian plane stress dan plane stress, kondisi aksisimetris, pengantar pemecahan masalah non-linear.

Pustaka :
1. Zienkiewicz, O.C., Taylor, R.L., (1989), Finite Element Method Basic Formulation and Linear Problems, McGraww-Hill.
2. Bathe, K.J., (1982), Finite Element Procedures in Engineering Analysis, Prentice-Hall.
3. Owen, D.R.J. and Hinton, E., (1980), Finite Elements in Plasticity, Peneride Press Limited, Swansea, U.K.
4. Cook, R. D., Malkus, D.S. and Plesha, M.E., (1989), Concepts and Aplications of Finite Element Analysis, 3rd ed., John-Willey dan Sons.
5. Young, (1999), Theory and analysis of Non Linear Framed Structures, Prentice-Hall, N.Y.
6. Logan, D.L., (1986), A First Course in the Finite Element Method, PWS Publishers.

 

CE-5058 – Metode Konstruksi dan Alat Berat (3 sks)

Mata Kuliah ini secara umum akan menjelaskan apa itu manajemen proyek dalam perspektif makro.  Adapun metode konstruksi dan manajemen alat berat dimaksudkan untuk menjelaskan dan mendiskusikan berbagai metode pelaksanaan konstruksi serta penggunaan alat berat guna menyelesaikan proyek konstruksi baik itu gedung, jalan dan jembatan serta bangunan air.  Pada akhir perkuliahan Mahasiswa diharapkan mampu memahami berbagai konsep metode pelaksanaan konstruksi serta aplikasinya.

Manajemen proyek adalah ilmu yang mempelajari suatu life cycle project dari sudet manajemen.  Dimulai dari feasibility study, planning dan detail planning, construstion serta commisioning proyek.  Metode pelaksanaan adalah salah satu aspek penting yang harus diketahui para manajer lapangan.  Bahkan kesuksesan suatu proyek berawal dari tepatnya metode yang dipilih. Metode Konstruksi dan Alat Berat mencakup: berbagai teknik metode pelaksanaan yang diaplikasikan pada proyek gedung, jalan-jembatan, bangunan air serta pekerjaan konstruksi lainnya. Manajemen Alat berat mencakup pengenalan beberapa alat berat serta aplikasinya guna mensukseskan pelakasanaan pekerjaan di lapangan.

Pustaka :
1. Callahan, M.T. (1992), Construction Project Schedulling, New York, Mc Graw Hill
2. Oberlender, G.D. (1983), Project Management for Engineer and Construction, Singapore, Mc Graw-Hill, Inc
3. Uher.T and Levido. G (1988), Construction Planning and Control, Sydney, The University of New South Wales
4. Olomaiye, Jayawardane and Harris, (1998), Construction Productivity Management, Longman, UK
5. Ashworth, A, (1998), Civil Engineering Contractual Procedures, Longman, UK
6. Kwakye, A (1997), Construction Project Administration in Practice, Longman, UK

 

CE-5012 – Metode Numerik (3 sks)

Metode numeric untuk persoalan nilai batas dan nilai awal pada masalah persamaan differensial biasa dan parsial. Aplikasi pada masalah linear, singular dan non-linear pada kerekayasaan. Topik pada mekanika rekayasa, elastisitas, dinamika gelombang dan teori vibrasi. Finite Difference untuk persamaan differensial biasa. Solusi persamaan dan system persamaan non linear, nilai eigen dan nilai vektor, pendekatan fungsi, integrasi Gauss, pemrograman komputer.

Pustaka :
1. Chapra, S.C., Canale, R.P., (1980), Numerical Methods for Engineers, McGraw-Hill, Conte, S.D., Boor, C., Elementary Numerical Analysis An Algorithmic Approach, McGraw-Hill.
2. Hager, H.W., (1988), Applied Numerical Linear Algebra, Prentica_Hall, Englewood Clifts.
3. Gear, C.W., (1971), Numerical Initial Value Problems in Ordinary Differential Equations, Prantice-Hall.
4. Greenpang, D., (1974), Discrete Numerical Methods in Phisics and Engineering, Academic Press.

 

CE 5026 – Metodologi Penelitian (3 sks)

Jenis-jenis penelitian. Proposal penelitian, identifikasi masalah, teori dan hipotesa, kajian pustaka, pengumpulan data dan pengolahannya, perancangan penelitian dan metode penelitian non eksperimental, tahapan penelitian, cara pengumpulan data dengan observasi, mengambil kesimpulan. Penulisan laporan penelitian, komponen laporan: bagian awal: abstraksi, ucapan terima kasih, daftar isi; bagian tengah: analisis dan pembahasan; bagian akhir: kepustakaan, indeks.

Pustaka :

1. Wagner, H.M. (1975), Principle of Operation Research, Prentice Hall, Inc. Englewood Cliffs. New Jersey.
2. Singarimbun, M. dan Effendi S. (1989). Metode Penelitian Survai. LP3ES Jakarta.
3. Taha, Hamdy A. (1981). Operation Research an Introduction. MacMillan Publishing Company, Singapore.

 

CE‑6024 – Pengelolaan Air Tanah (3 sks)

Komposisi Ruang Dalam Tanah, Dasar Hidrolika dalam Tanah (Persamaan Bernoulli, Persamaan Poisseule), Permeabilitas (teori, experimen), Penentuan koefisien Permeabilitas, Pengaruh temperatur terhadap Permeabilitas, Limit pemakaian hukum Darcy dan Post- Darcy, k efektif untuk tanah berlapis, Kapilaritas dan pengaruhnya, Gaya rembesan dan kondisi apung, model aliran air tanah (Persamaan Laplace), Parameter hidrologi (a. persamaan hidrodinamik, b. penentuan parameter akuifer), Pengelolaan air tanah (a. ivestigasi air tanah, b. cekungan air tanah, c. metoda analisis), Pengembangan Sumur (a. sumur artetis, b. sumur-sumur artetis, c. land subsidence karena pengambilan air tanah), Intrusi Air laut (a. teori analisa, b. model, c. pengendalian).

Pustaka :
1. Hall K., Smith G. M., Turcke D. J., (1994),  Development of a non-linear porous media flow relationship for oscillatory unsteady flow . Journ. of coast. Reseach, vol. 10, n°1, 1994, 158-169.
2. Ismail A-A. Kashef, (1986), Grounwater Engineering, Mc. Graw-Hill Book Company
3. Van Gent, M.A.R., (1993), Stationary and oscillatory flow coarse porous media. Communications on Hydraulic and geotechnical engineering, TUDelft. 59 pp.
4. Wahyudi, S. I., Montillet Agnes, Khalifa A., (2002), Darcy and Post-Darcy Flow within Different Sands, Journal of Hydraulic Research, Delf, Vol. 40, No. 4, p519-525.

 

CE-5047 – Pengelolaan dan pengembangan Sumber Daya Air (3 sks)

Kerangka dasar pengelolaan dan pengembangan SDA, Tujuan pengem-bangan dan pengelolaan SDA, Proses perencanaan dan pengelolaan SDA, Kebutuhan dari fasilitas dan program pengembangan SDA, Multi obyektif planning, Konsep pengembangan SDA untuk publik, Formulasi proyek pengembangan SDA dan apraisal, Estimasi perkembangan penduduk dan kebutuhan air, identifikasi dan evaluasi awal dari proyek, Perencanaan regional yang komprehensip, Partisipasi Masyarakat, Analisa Ekonomi, Analisa Finansial, Analisa resiko dan ketidakpastian pada perencanaan, Model optimasi untuk pengembangan SDA dengan multi obyektif dan multi guna, Analisa dampak terhadap lingkungan, Analisa dampak sosial, Aspek kelembagaan.

Pustaka :

1. Goodman, A.S. (1981), Principles of water Resources planning, Prentice-Hall.
2. Mays L.W. (1996), Water Resource Hand Book, Mc. Graw Hill.
3. Biwass, A.R. (1997), Water Resources Environmental Planning Management.

 

CE-5045 – Pengelolaan dan Pengembangan Sumber Daya Pantai (3 sks)

Pengertian, permasalahan, ruang lingkup dan jenis sumberdaya pantai, profil dan zonasi ekosistem pesisir dan laut, karakteristik sumberdaya pesisir dan laut, konsep pengelolaan dan pengembangan sumberdaya pesisir, laut dan pulau-pulau kecil (PLP). Kebijakan dan strategi pengelolaan dan pengembangan sumberdaya PLP. Model pengelolaan dan pengembangan PLP. Perencanaan zonasi dan tata ruang PLP
Hierarki pengelolaan terpadu sumberdaya PLP. Perencanaan strategis pengelolaan dan pengembangan PLP. Pengelolaan Kawasan Konservasi PLP. Studi Kasus pengelolaan sumberdaya PLP di Indonesia. Studi Kasus pengelolaan sumberdaya PLP di negara tetangga.

Pustaka :
1. Barret, M. (1993), Coastal Zone Planning and Management. Thomas Telford.
2. Fleming, C. A. (2002), Coastal Management: Integrating Scince Management and Management, Thomas Telford
3. Ruth, A.F.(1986), Waterfront Planning and Development, ASCE.

 

CE‑6023 – Pengelolaan Sistem Irigasi (3 sks)

Prinsip-prinsip pengelolaan irigasi, penyerahan kewenangan pengelolaan irigasi, pembudayaan perkumpulan petani pemakai air, pola pengaturan air irigasi, pembagian dan pemberian air irigasi, penggunaan air irigasi, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi, audit pengelolaan irigasi, manageman aset irigasi, pembiayaan berkelanjutan sistem irigasi. Irigasi air tanah, irigasi sprinkler.

Pustaka :
1. PP. No.77 tahun 2001 tentang irigasi.

 

CE‑6032 – Penyelidikan Tanah (3 sks)

Membahas mengenai berbagai jenis uji mekanika tanah lapangan, peralatannya, prosedur pengujiannya, pengolahan data, dan  interpretasinya, seperti uji sondir (CPT) dan uji penetrasi lainnya; uji SPT; uji pressuremeter; uji vaneshear, dan lain-lain.
Membahas mengenai berbagai uji laboratorium untuk penentuan parameter-parameter (geoteknik) tanah, uji parameter indeks; uji pemadatan dan hasil pemadatan di lapangan; uji tekan bebas; uji triaxial UU, CU dan CD, dengan penjenuhan dengan vacum dan backpressure; uji swelling untuk tanah mengembang, dll.
Uji monitoring pemancangan tiang pancang dan static dan dynamic load test fondasi tiang pancang dan bore pile

Pustaka :
1. ASTM yang diperuntukkan uji lapangan/laboratorium ybs.
2. Bowles, J.E., Engineering Properties of Soils and Their Measurement.

 

CE 5018 – Perencanaan dan Manajemen Infrastruktur (3 sks)

Pengertian infrastruktur, komponen infrastruktur, karakteristik masing-masing komponen infrastruktur, siklus pembangunan infrastruktur, sumber pembiayaan pembanguan infrastruktur. Managemen infrastruktur, Evaluasi dan monitoring kinerja infrastruktur.

Pustaka :
1. Edward O Akinyemi (2005), Integrated Infraastructure Asset Management, Lecture Note, IHE.
2. Kirom Malik (2000), Analytical Framework For Integrated Planning and Management of an Urban Drainage System, Thesis, IHE.
3. Pri Joewo G. (1994), Ekploitasi dan Pemeliharaan.
4. Robert J. K., (2003), Manajemen dan Rekayasa Infrastruktur.
5. Suradji, (1984), Pembiayaan Kegiatan E dan P Sungai.
6. ………………, (1984), Pedoman Penyusunan E dan P Penairan, Direktorat Irigasi.
7. ………………, (1999), Pengembangan Kawasan Perkotaan, Kawasan Pedesaan dan Kawasan Tertentu menuju Indonesia Baru, Dirjen Cipta Karya, DPU.
8. Robert J. Kodoatie (2005), Pengantar Manajenen Infrastruktur.
9. Ralph Haas dan W. Ronald Hudson (1978), Pavement Managenent System – Mc. Graw Hill.
10. Bert Thagesen (1996), Highway and Traffic Engineering in Deneloping Coutries – E dan FN Spon.
11. ASCE (1997), Infrastructute Condition Assesment ; Art, Seience and Practies.
12. Neil Grigg – Infrastructure Management

 

CE-5049 – Perencanaan dan Pemodelan Transportasi (3 sks)

Karakteristik moda angkutan, faktor yang harus dipertimbangkan dalam merencanakan pengembangan sistem transportasi (aspek ekono-mi, sosial, lingkungan, dan tata ruang), pendekatan transport-supply, pengelolaan dalam jasa pelayanan transportasi, kelayakan transportasi, dan sistem pentarifan.
Keterkaitan antara land use dan transportasi, faktor faktor bangkitan dan tarikan lalu lintas. Pengenalan model model transportasi dan teori teori yang mendasari pembentukannya, struktur model, variabel variabel pembentuk model, pengumpulan dan penggunaan data, dan aplikasi program model transportasi.

Pustaka :
1. Peter R.Stoper, Arnim H. Meyburg, (1980), Urban Transportation Modeling And Planning, Lexington Books, D.C.Heath and Company.
2. Norbert Oppenheim, (1995), Urban Travel Demand Modeling, John Wiley and Sons, Inc.
3. Yosef Sheffi, (1985), Urban Transportation Networks, Prentice Hall, Inc, Englewood Cliffs, New Yersey 07632.
4. Edward J.Taaffee, Howard L. Gauthier, (1973), Geography of Transportation, Prentice Hall, Inc, Englewood Cliffs, NJ.
5. C.S. Papacostas, P.D. Prevedouros, (1987), Transportation Engineering and Planning, Second Edition, Prentice Hall Englewood Cliffs, NJ 07632.
6. John W.Dickey, Metropolitan Transportation Planning, Tata Mc.Graw-Hill Publishing Company LTD, New Delhi.
7. John Black, (1981), Urban Transport Planning, Croom Helm, London.

 

CE 5036 – Perencanaan Geometri Jalan (3 sks)

Dasar dasar perencanan geometri jalan dan faktor faktor yang mempenga-ruhinya; karakterisitik lalu lintas, fungsi jalan, kondisi medan dan guna lahan pada lintasan jalan. Penentuan trase jalan dan faktor faktor yang harus dipertimbangkan dalam penentuan trase tersebut. Metoda survei dan pengumpulan data lapangan. Pemanfaatan SIG dalam pemilihaan dan penentuan trase jalan.

Pustaka :
1. Directorate General of Highway Ministry of Public Work (1997). Indonesia Highway Capacity Manual.
2. Thomas F.Hickerson, Route Location And Design, Mc.Graw Hill Book Company.
3. Anonim, (1984), A Policy on Geometric Design of Highways And Streets, AASHTO.
4. Transportation Research Board, (1994), Highway Capacity Manual, Spesial Report 209, Third Edition, Washington DC.

 

CE 5017 – Perencanaan Pengendalian dan Penjadwalan Proyek (3 sks)

Perencanaan Penjadwalan dan Pengendalian Proyek mencakup teknik perencanaan proyek seperti: bar-chart, network planning, precedence diagram, line of balance method, lintasan kritis.  Adapun contoh beberapa teknik pengendalian proyek contoh: kurva S, earned value analysis akan dijelaskan pula. Software perencanaan dan pengendalian proyek konstruksi, dalam hal ini MS Project akan diperkenalkan pula pada matakuliah ini.  Alokasi sumber daya proyek konstruksi seperti tenaga kerja, material, peralatan, uang dan waktu akan dijelaskan pula secara integrasi dengan metode-metode perencanaan proyek.

Pustaka :
1. Callahan, M.T. (1992), Construction Project Schedulling, New York, Mc Graw Hill
2. Oberlender, G.D. (1983), Project Management for Engineer and Construction, Singapore, Mc Graw-Hill, Inc
3. Uher.T and Levido. G (1988), Construction Planning and Control, Sydney, The University of New South Wales
4. Chew Yit Lin (2003), Construction Technology for Tall Buildings, Singapore University Press
5. Naylor (1995), Construction Project Management: Planning and Schedulling, ITP Publishing Company, US
6. O’Brien and Plotnick (1999), CPM in Construction Management, 5th edition, MC Graw Hill, US
7. Trellis (1998), Documents Contract and Worksheets for Home Builders, MC Graw Hill, US
8. Tim Dosen, (1998), Ilmu Manajemen Konstruksi untuk Perguruan Tinggi, Universitas Tarumanagara, UPT Penerbitan
9. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 1999, Badan Pembinaan Konstruksi dan Investasi
10. Banks, Erick, (2004), Alternative Risk Transfer, John Wiley dan Sons, UK
11. Raftery, J, (1999), Risk Analysis in Project Management, E dan FN, Spon, UK
12. Smith, N.J, (1999), Managing Risk in Construction Project, Blackwell Science, UK
13. Hudson, Haas and Uddin, (1997), Infrastructure Management, Mc Graw-Hill, US
14. Harvey, J, (1996), Urban Land Economics, MacMillan, UK
15. Mawdesley, Askew and O’Reilly, (1997), Planning and Controlling Construction Projects, Longman, UK
16. Ashworth, A, (2002), Pre-Contract Studies, Development Economics Tendering dan Estimating, Blackwell, UK
17. Olomaiye, Jayawardane and Harris, (1998), Construction Productivity Management, Longman, UK
18. Ashworth, A, (1998), Civil Engineering Contractual Procedures, Longman, UK
19. Kwakye, A (1997), Construction Project Administration in Practice, Longman, UK

 

CE 5027 – Perilaku DAS dan Konservasi Air dan Tanah (3 sks)

Karakteristik Daerah Tangkapan Air (DAS), bentuk, morphologi permukaan, jenis tanah, struktur geologi, aliran permukaan, aliran air tanah, vegetasi penutup DAS dan tingkat order sungai. Model/sistem pengem¬bangan wilayah sungai, infiltrasi, aliran permukaan, erosi lahan, tingkat dan toleransi erosi lahan. Pengendalian lahan kritis, pengelolaan dan teknik pengolahan lahan serta pengaruhnya terhadap erosi, infiltrasi dan aliran permukaan. Penerapan peraturan dan aspek hukum terhadap penge-lolaan lahan. Survei, investigasi dan monitoring DAS. Pemodelan erosi, pemodelan DAS.

Pustaka :

1. Arsyad S, (1989), Konservasi Tanah dan Air, Penerbit IPB Bogor.
2. Morgan, R.P.C, (1986), Soil Erosion and Conservation, ELBS, Hong Kong
3. Seta. A.k. (1991), Konservasi Sumber Daya Tanah dan Air, ed. 2. Kalam Mulia, Jakarta.
4. Suripin (2002), Pelestarian Sumber Daya Tanah dan Air, ANDI Offset, Yogyakarta.

 

CE-5050 – Perilaku Struktur (3 sks)

Perilaku material beton bertulang, tulangan dan bond (lekatan), perilaku elemen beton dalam kondisi terkekang (confined), konsep desain untuk berbagai bentuk struktur (penekanan pada desain sesmik), struktur beton mutu tinggi. Hubungan momen-kurvatur untuk balok, beban axial-momen-kurvatur untuk kolom, puntir, masalah geser, beban bolak-balik, analisis inelastisitas untuk rangka dan dinding geser.
Perilaku ultimate dari elemen struktur baja dengan penekanan pada masalah tekuk dan stabilitas dari elemen dan rangka, teori torsi pada balok yang mengalami puntir, tekuk torsi lateral, kekuatan paska tekuk dari pelat, perilaku paska tekuk dari kolom. Perilaku kelelahan dan fraktur dari struktur baja dan sambungan. Metode LRFD pada struktur baja. Tinjauan dan penggunaan teori dan data eksperimen terhadap rekomendasi desain dan spesifikasi standar konstruksi baja.

Pustaka :
1. Wang, C.K. and Salmon, C.G., (1985), Reinforced Concrete Design, 4th ed., Harper dan Row, N.Y.
2. Park, R. and Paulay, T., (1975), Reinforced Concrete Structures, John Wiley dan Sons.
3. Mac Gregor, James, G., (1997), Reinforced Concrete Mechanics and Design, Prentice-Hall Int. 3rd ed.
4. Pauly, T. and Prietley, M.J.N., (1992), Seismic Design of Reinforced Concrete and Masonry Building, John Wiley dan Sons.
5. Salmon, C.G. and Johnson, J.E., (1990), Steel Structures, Design and Behavior, 3rd ed., Harper Collins.
6. Segui, T.W., (1993), LRFD Steel Design, PWS Publishing Company.
7. Chen, W.F. and Atsuta, T., (1977), Theory of Beam Columns, McGraw-Hill Inc.
8. McGuire, W., (1968), Steel Structures, Prentice-Hall.

 

CE-5054 – Perilaku Tanah Lunak (3 sks)

Riwayat pembentukan batuan dan tanah mineralogi batuan dan struktur molekuler tanah, interaksi tanah lempung dan air, sistem elektrolit lempung air, gaya-gaya antar partikel dan molekul tanah, pertukaran ion, aplikasi kimia tanah pada elektro osmosa dan stabilisasi tanah serta perilaku tanah terstabilisasi. Tanah kembang dan regangan tanah mengembang, pengaruh angka pori dan tegangan confining pada perubahan volume. Kuat geser pasir, liquifaksi dan perubahan volume tanah pasir dan kepasiran pada beban-beban siklis.

Tanah gambut, identifikasi dan klasifikasi model rheologi, perubahan volume tanah gambut serta karakteristik konsolidasi. Teori kontak butiran/partikel tanah Hertz pada daya dukung dan beban siklis, serta aplikasi teori yang relevan.

Pustaka :
1. Mitchel, J.K., (1976), Fundamental of Soil Behavior, Willey dan Sons, New York.
2. Holtz, R.O., and Kovacs, W.D., (1981), “An Introduction to Geotechnical Engineering”, Prentice Hall.
3. Sukl, J.E., Rheollogical Aspect of Soil Mechanics, Willey dan Sons.
4. Leonardo Zeevaert, (1973), Foundation Engineering for Difficult Subsoil Condition, Litton Educational Publishing.

 

CE-5053 – Pondasi Dinamis (3 sks)

Kaji ulang mekanika getaran (vibration mechanic), perambatan gelombang dan kriteria perancangan fondasi dinamis. Elastic half space theory, lumped parameter, impedance function untuk fondasi dinamis yang menerima beban vertikal, horizontal dan torsi. Analisa fondasi dinamis untuk coupled  rocking dan horizontal. Analisa dan perencanaan fondasi dinamis dengan program komputer. Metoda perancangan fondasi dinamis terhadap beban impack. lnteraksi dinamis kelompok tiang (pile group), efisiensi, kekakuan serta redaman (damping) pada kelompok tiang. Analisa dinamis pada tembok penahan tanah. lsolasi getaran (vibration isolation), isolasi aktif dan isolasi pasif, metode isolasi dan pondasi mesin, properti untuk material isolasi.

Pustaka :

1. Ray W. Clough dan Jozeph Penzien, (2003), Dinamics of Structures, Computers dan Structures Inc., Barkeley University, California.
2. P. Srinivasulu dan C.V. Vaidyanathan, (1998), Handbook of Machine Foundations, Tata McGraw-Hill Publishing Company, New Delhi..

…:: 1 :: 2 :: 3 ::..

Updated: March 4, 2014 — 5:42 am
Magister Teknik Sipil UNDIP © 2014
Phone/Fax +6224-8311802
Hayam Wuruk No. 5 – 7 Semarang
mts[at]undip.ac.id